Bagi Mahasiswa Unnes Kami Segenap Pengurus Sigma 1432 H mengucapkan selamat menempuh ujian semester genap tahun ajaran 2011-2012. Jangan lupa Ikhtiar dengan belajar dan berdoa' dengan giat yach temen2.Mari Budayakan kejujuran saat menjalankan ujian.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Minggu, 10 Juli 2011
Jumat, 24 Juni 2011
Bimbingan dan Pelatihan Qira'atul Qur'an
By Unknown Juni 24, 2011
Bagi mahasiswa Unnes maupun umumm yang ingin belajar Qira'atul Qur'an.Unnes Mengadakan pelatihan dan bimbingan belajar Qira' rutin gratisssss setiap satu pekan sekali
Hari :Setiap Sabtu Sore
Pukul :14.00-16.00 WIB
Tempat :Ruang Pertemuan MUA Lantai 1
Ayo Belajar membaca Al-qur'an dengan lagu-lagu yang indah dengan qira',,,
Hari :Setiap Sabtu Sore
Pukul :14.00-16.00 WIB
Tempat :Ruang Pertemuan MUA Lantai 1
Ayo Belajar membaca Al-qur'an dengan lagu-lagu yang indah dengan qira',,,
Kamis, 23 Juni 2011
Lelaki Pilihan Oleh: Hafidza Amrini
By Unknown Juni 23, 2011
“Assalamualaikum…” suara seorang pria dengan nyaring di depan rumah seseorang.
“Wa alaikum salam,” terdengar suara balasan dari dalam. Suara seorang wanita, yang diiringi gesekan alas kaki di lantai.
Seulas senyum manis dari seorang gadis berjilbab menyambut sang Tamu. Dia membalas senyuman itu dengan gayanya yang khas.
“Kita ngobrol di depan aja, ya. Tapi, kamu tunggu bentar. Duduk dulu juga gak pa-pa,” kata sang Gadis mempersilakan.
Menantang Waktu
By Unknown Juni 23, 2011
Gemuruh halilintar semakin berkejaran menemani pekatnya malam, seakan bertarung bersama derasnya hujan yang tumpah dari dinding – dinding langit yang murung. Kilatan sesekali menyambar bagai potretan foto yang diarahkan ke wajah bumi. Semuanya seperti pertarungan reaksi alam yang di guncah oleh sang Ilahi. Dengan menyeret langkah kaki yang dirasa tanpa tulang penegak itu, Laila kembali menarik garis wajah untuk membendung derasnya aliran yang pecah membanjiri pipi, bersama pula dengan deras tumpahan air dari langit yang kian mengguyur sekujur tubuh mungilnya. Badannya nampak lesu, langkahnya lambat tak bergairah. Tersadar keputusannya kini mampu memecahkan buliran – buliran yang menggenang di bola mata, bukan karena jeratan ketakutan pada kenyataan untuk menantang waktu melainkan kepasrahan untuk melepas diri dari tanah kelahirannya. Namun agaknya Laila memang kuat pada tekad dan pendirian yang ia yakini akan membawanya kepada tanah impian yang masih ada pada puncak menara penggapaian.
Malaikat Baik
By Unknown Juni 23, 2011
Lelaki berbaju putih kembali memanggil nama seseorang. Sementara yang di luar ruangan berharap-harap namanyalah yang dipanggil. Termasuk lelaki yang duduk di sampingku. Dito.
Sudah sekitar 90 menit aku dan Dito duduk di posisi yang sama. Menghadap ruangan bertuliskan ‘Bedah Toraks dan Vaskuler’.
Zulaekha Oleh: Ida Safitri
By Unknown Juni 23, 2011
Zulaekha tersenyum-senyum sendiri menatap dinding kamarnya. Bukan karena warna catnya yang baru, bukan juga karena ada sepasang cicak yang sedang bercengkerama mesra di sana. Ia tidak sedang menikmati pemandangan pada dinding tersebut. Tetapi pikirannya sedang terbang, jauh menembus dinding kamarnya. Hari ini ia sedang merasa sangat bahagia. Sejak tadi malam tepatnya, ketika seorang pemuda tampan datang melamarnya.
Namanya Syaefudin, idola para gadis di kampung Zulaekha. Perawakannya yang tinggi, tegap, berambut sedikit ikal, dengan wajah agak ke-Timur Tengah-an, membuat gadis-gadis kampung memujanya. Ditambah lagi, Syaefudin merupakan juragan beras di pasar Klowor. Tampan dan kaya.
Lantunan Doa di Ujung Senja
By Unknown Juni 23, 2011
Lantunan basmalah masih slalu ku lafadzkan mengiringi awalan langkah tuk menuju tanah pendidikan yang selama ini ku impikan, tanah yang di satu sisi merupakan rentetan tangga tuk dapatkan piala kemenangan namun di sisi lain juga kan mengobarkan api peperangan apabila tak berpegang teguh pada ajaran Allah SWT. Kali ini saat sang Surya berada pada seperempat perjalanannya menuju ufuk barat, tlah ku sudahkan sujudku di salah satu musholla kampus yang akan mengaliri ilmu untukku. Dengan senyum dan semangat yang tak pernah tersurutkan, kakiku berlalu mengitari jalan yang dikelilingi oleh bunga – bunga mekar, semekar bebungaan yang kini singgah di hatiku dan sesekali bergelayutan oleh sapuan sepoi angin pagi, sungguh sejuk memang hingga membuat diri ini di aliri oleh suasana kesejukan pula. Permainan takdir memang masih berpihak padaku, yang mengantarkanku untuk bisa mencicipi pahit dan manisnya bangku perkuliahan di salah satu Universitas di semarang. Langkahku kian merangkak dipenuhi oleh energi positif yang menggebu dalam hati, hingga dalam binar mata pun kini tlah tercermin sebuah gedung besar nan megah, dimana ratusan insan yang dianugrahi nikmat kepandaian berkumbul di dalamnya. Tepat sekali, mereka adalah para penerima beasiswa yang diprogramkan oleh pemerintah. Sungguh memasuki ruangan itu serasa seperti seorang pejabat yang disambut ramah dikalangan tatanan negara. Sangat terenyuh hingga sesak dadaku memendam rasa kesyukuran tatkala bola mata menyorot papan tulisan “ Penyerahan Beasiswa Berprestasi”.










